Organisasi dan kolektif pemuda independen di Indonesia yang bekerja untuk melindungi hutan dan lingkungan hidup serta mendorong tata kelola ruang yang adil.
Forest Guardian bermula sebagai gerakan untuk menjaga benteng ekologis Sumatra di Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Kini cita-citanya lebih luas: ikut menjaga keseimbangan iklim di tingkat nasional.
Basis kerja kami adalah kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Kami menentang deforestasi, perambahan, pembalakan, dan alih fungsi lahan yang tak terkendali.
Anggota kami adalah 40 pemuda terpilih dari kelompok independen di empat provinsi, bersatu menjaga hutan Indonesia.FOREST GUARDIAN INDONESIA
Lahir sebagai gerakan pemuda untuk ketangguhan menghadapi deforestasi dan perubahan iklim di TNKS. Jaringan dirintis bersama JPIK, disertai pelatihan 40 pemuda dalam pemantauan hutan, investigasi lapangan, teknologi spasial, dan advokasi.
Kelompok pemuda dari empat provinsi menyatakan komitmen bersama dalam deklarasi di Bengkulu.
Setelah siklus program formal berakhir, organisasi sempat vakum. Para alumni tetap menjaga komitmen mereka.
Para alumni membangunnya kembali sebagai kolektif independen yang lebih luas, berfokus pada hutan, lingkungan hidup, dan tata kelola ruang yang adil.
© FGI — Foto dokumentasi dalam halaman ini adalah milik Forest Guardian. Dilarang menyalin atau menyebarluaskan tanpa izin tertulis.